Jangan Salah Kaprah dengan #ProNgopi!

Alhamdulillah, akhirnya kemarin (6/3/2016), blog ini berhasil saya luncurkan. Blog ini, dibuat atas inspirasi dari kebiasaan nongkrong di warung-warung kopi. Setelah mencermati kebiasaan, kiranya rugi, bila momentum kumpul-kumpul hanya dihabiskan, tanpa 'selembar' karya pun dihasilkan.

Hasruddin Jaya: Isu Buruk IM-BUTUR di Medsos Tidak Benar!

Menurutnya, isu yang beredar di media sosial terkait dengan paguyuban IM-BUTUR yang diposting oleh pemilik akun bernama "Yang Baru" yang menjelek jelekan Pengurus IM-BUTUR, itu hanya provokasi yang bisa memecah belah mahasiswa Buton Utara.

Mau Ngopi? Warkop Ini Sajikan 12 Jenis Kopi Asli Indonesia..

Yang paling mulia, warkop ini mengusung misi tingkat tinggi buat pengunjungnya. Yakni; "Kami mengutamakan kwalitas kopi, tempat boleh biasa, kopinya yang luar biasa Warkop Demen".

Ketika Peran Diknas Butur Absen dari Ujian Nasional

Dalam beberapa bulan kedepan ini, lembaga pendidikan kita akan diperhadapkan dengan agenda tahunan yang teramat penting yakni pelaksanaan Ujian Nasional (UN).

Pelaksanaan Ujian nasional di tahun 2016 ini telah dijadwalkan oleh Kemendikbud. Sebagaimana dilansir dari websitependidikan.com. Berikut petikannya:
1. Ujian Sekolah SD Tahun Pelajaran 2015/2016 akan dilaksanakan pada tanggal 16-18 Mei 2016.
2. Ujian Nasional/UN SMP/sedrajat akan dilaksanakan tanggal 9-12 Mei 2016.
3. Ujian Nasional SMA/MA akan dilaksanakan pada tanggal 4-6 April 2016.

Menyikapi jadwal pelaksanaan Ujian Nasional yang telah ditetapkan oleh Kemendikbud, saya menyatakan pendapat:

1. Merasa miris melihat kondisi birokrasi yang terjadi di Buton Utara hari ini (belum stabil) khususnya Dinas Pendidikan Kabupaten Buton Utara.

2. Banyaknya para pegawai/pejabat yang sering bolos kerja (tidak disiplin) dan tidak aktifnya pimpinan Dinas Pendidikan dalam menjalankan tugas dan fungsinya (tidak aktif berkantor) sebagai pimpinan tertinggi di Dinas Pendidikan Kabupaten Buton Utara, di khawatirkan akan berdampak pada kesiapan dalam menjalani pelaksanaan Ujian Nasional (UN) dan adik adik kita yang duduk dikelas ujian akan menjadi korban dari kondisi birokrasi yang tidak kunjung stabil.

3. Kondisi birokrasi yang tidak stabil ini saya sinyalir diakibatkan oleh pertikaian antar pendukung (ABR, GAGA dan RINDU) pasca pilkada. Dinamikanya masih cukup kental, sehingga pihak yang kalah merasa malu, gengsi dan enggan untuk berjumpa dengan lawan politiknya. Rasa itu muncul akibat dari keterlibatan PNS dalam berpolitik praktis di Pilkada 9 Desember kemarin.

4. Jika realitas ini terus dibiarkan, tentu kekhawatiran diatas bukan tidak mungkin akan terjadi. Olehnya itu, Pemerintah, DPRD dan beberapa pihak terkait seperti Dinas Pendidikan harus segera menjadikan Ujian Nasional (UN) sebagai agenda penting yang harus secepatnya di jawab dan diselesaikan (perlu ada langkah solutif dari Pemda dan DPRD).

5. Pilkada telah usai, mari bergandeng tangan untuk kemajuan daerah dan jangan biarkan adik adik kita, anak anak kita dan kemenakan kita yang duduk di kelas ujian menjadi korban.

*) Oleh Hasruddin Jaya
* Gambar diambil dari sini 

Nasehat Pagi

Keresahan orang lain terhadap kita, dendam dan benci lantaran eksistensi dan proses-proses yg kita ciptakan janganlah kemudian membuat kita congkak dan tinggi hati. Lebih baik menangis dalam kebahagiaan orang lain daripada tertawa dalam kesedihan orang lain. 

Tuhan mengajarkan kita bersabar dan oleh karena itu hati kita menjadi lembut. Kisah puluhan tahun lalu biarlah menjadi kenangan yang menjadikan kita untuk tetap semangat dalam berjuang. Kita berbeda dengan mereka, oleh karenanya tidak boleh meniru cara-cara mereka. Biarlah kita dihina, dicaci dan dimaki, bukankah kita sudah terbiasa akan hal tersebut? 

Kita adalah kita, dan selamanya tidak akan sama dengan mereka. Mari berlaku dengan kelembutan dan cinta kasih. Untuk kesalahan kita hari ini, mari kita saling memaafkan. Kita sama-sama merasakan bagaimana orang tua-orang tua kita dulu, dan mungkin karena itu kita emosi menyaksikan goresan sejarah, tapi kita bukan orang tua kita, zaman sudah berubah. Jagalah semangat dan emosi itu untuk membesarkan himpunan ini.

*Oleh: Sarlin

APLIKASI TERBARU Sinekdok Hadir untuk Penulis Kreatif


Salah satu perusahaan layanan sosial media Sinekdok meluncurkan aplikasi terbaru media khusus bagi para penulis kreatif.

Founder Sinekdok ,Shofa Mh, mengatakan aplikasi terbaru Sinekdok mengajak semua masyarakat berkreasi. “Sinekdok mengajak semua masyarakat untuk terus berkreasi serta membangkitkan budaya literasi dan seni musik di Indonesia,” kata Shofa Mh, seperti dikutip dari Kantor Berita Antara, Selasa (8/3/2016).

Shofa mengatakan relatif banyak penulis muda yang berbakat dan memiliki potensi dalam bidang ini. Namun, sulitnya menembus pasar penerbitan menjadi salah satu penghalangnya.

Melalui aplikasi terbaru Sinekdok.com pengguna dapat menuangkan ide dan gagasan mereka dalam bentuk yang beragam. Selain berupa tulisan, pengguna juga dapat membagikan karya dalam bentuk audio.

Aplikasi terbaru Sinekdok membantu penulis dan penerbit untuk melihat selera masyarakat melalui feedback yang diberikan antar sesama pengguna terhadap karya yang diposting.

Penulis di akun aplikasi terbaru Sinekdok memiliki hak cipta atas karyanya. Bagi karya yang telah diterbitkan, royalti sepenuhnya telah menjadi hak penulis dan penerbit yang telah bekerja sama dengan Sinekdok.

Aplikasi terbaru Sinekdok juga memberikan apresiasi karya pengguna dengan mentransformasikan karyanya dalam produk bernilai jual yang sebagian royaltinya akan menjadi hak pengguna. Sinekdok juga memberikan kesempatan pada pengguna untuk menerbitkan karya terbaik.

“Ini adalah sebuah wadah baru yang dapat menjembatani penulis muda kreatif Indonesia dengan penerbit. Media sosial yang tidak sekadar media interaksi, tetapi juga tempat berbagi kreasi,” tutur Shofa.

Sementara itu, bagi penulis yang sudah melakukan self publish atas karyanya, sinekdok juga memberikan bantuan untuk melakukan penjualan secara online di fitur sinestore. Sinestore ini yang nantinya membantu penulis untuk menjual karya-karya mereka.

Ia berharap aplikasi terbaru Sinekdok dapat melahirkan penulis muda berbakat dan bersaing dengan penulis dari mancanegara. Sinekdok menargetkan untuk bisa meraih pengguna sebanyak 100.000 selama 2016. (Sumber: Solopos.com)

Alay Level Baru, Tulisan Cewek Ini Bikin Mata Keram

 
Akun Facebook cewek yang satu ini sedang ramai dibicarakan publik dunia maya (netizen). Entah asli atau fiktif, tulisan cewek ini terkenal berkat unggahan akun parodi Liputan9.
 
Liputan9 menjuluki unggahannya dengan sebutan “Level Baru Bahasa Alay.” Foto itu memperlihatkan gambar tangkapan layar (screenshot) status akun bernama Cewe’x Kuburan AkanCellalu Muve’on.
Akun ini menuliskan status dengan bahasa yang barangkali hanya dia sendiri yang tau. Dalam pembukaan kalimat saja dia menulis kalimat dengan jejeran huruf yang sangat panjang.

Unggahan ini tentu menarik perhatian netizen lain. Sejumlah akun Twitter mencoba menerjemahkan apa yang dikatakan cewek yang satu ini. Hasilnya cukup ironis. Tulisan yang terlihat panjang itu ternyata adalah ungkapan rindu dari wanita yang dalam gambar profil itu mengenakan baju berwarna ungu.
“Rindu aku sangat rindu kamu. Terasa saja kau masih didekatku. Sendiri,” tulis wanita itu yang lantas ditimpali dengan ekspresi “cry sekebon,” oleh akun @Kinoot.

Reaksi netizen tak kalah kocak. “Sirahku ujug2 mumet,” kata @DewiLhee. “@Liputan9 mata keram,” timpal @DandyDPrakoso.

Tak aneh jika wanita ini disebut-sebut telah membawa alay ke level yang lebih tinggi. Selama ini tulisan alay di media sosial memang dikenal sering membuat netizen mengernyitkan dahi.
Alay adalah istilah dalam bahasa pergaulan untuk menyebut orang dengan kondisi kejiwaan yang masih labil. Ciri khusus alay adalah tulisan yang dibuat sering mengkombinasikan antara huruf besar kecil dan angka pada satu kata.

“Muncul penyatuan angka, huruf dan simbol pada nama,”demikian diterangkan Kamusslang menjelaskan tentang gejala orang alay.

Pada level biasa, tulisan alay masih bisa dipahami. Kamusslang memberi contoh kalimat “halo jadi HalL0eCh, dia jadi DhieEyacH, aku jadi AgcKo33ch.. dll.”

Namun untuk kasus Cewe’x Kuburan AkanCellalu Muve’on barangkali sudah berbeda. Tulisan cewek ini hampir tak bisa dibaca. (Sumber: Solopos.com )

Pemimpin Baru; Berantas Tiran atau Melanjutkan? (Sebuah Pesan)


Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) adalah sosok yang paling menakutkan dalam prosesi jalannya suatu pemerintahan, sosok ini bisa menghambat laju pembangunan baik fisik maupun non fisik sehingga  sejak dini perlu diantisipasi.

Buton Utara yg mekar sejak tahun 2007 kmarin, telah banyak memberikan kita gambaran pengelolaan sistem pemerintahan mulai dari tahapan PJ hingga kepada bupati definitif.

Gambaran itu seakan berbanding terbalik dengan harapan masyarakat, amanah undang-undang dan sumpah jabatan yang diucap. tercatat banyak pejabat daerah yang  nasibnya berahir di bui (jeruji besi), keluarga lebih diutamakan tanpa melihat kualitas diri (SDM) serta pembangunan yang sifatnya tidak merata (asal membangun tanpa perencanaan yang matang) pada ahirnya kesia-siaan dan pemborosan anggaranlah yg  terjadi, yang kemudian membawa kita makin jauh dari kesejahteraan yang adil dan merata (baik fisik dan non fisik).

Pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih tanggal 17 Februari 2016 yang dilangsungkan dengan pengambilan sumpah jabatan seakan memberi harapan baru (perubahan dan perbaikan) bagi seluruh masyarakat Buton Utara, semoga harapan itu tidak dikesampingkan oleh kepentingan pribadi, keluarga dan kelompok.

Semua itu tergantung pemimpin baru kita , apakah pemimpin baru kita mau memberantas tiran ataukah ia akan melanjutkan tiran dengan gaya yang baru?

Semoga bupati dan wakil bupati yang telah dilantik oleh Gubernur Sulawesi Tenggara bisa menjalankan tugas dan kewajiban secara utuh (sesuai dengan amanah Undang-undang dan sesuai dengan sumpah jabatan yang diucap).

Diakhir tulisan ini, saya ingin berpesan kepada pempin baru Buton Utara Abu Hasan-Ramadio:

"Lihatlah rakyat, tapi bukan sekedar melihat. Bantulah rakyat, tapi bukan sekedar membantu. Mengurus rakyat bukan pilihan, karena ia adalah kewajiban seorang pemimpin" ..

Selamat bekerja bupati dan wakil bupati buton utara Abu Hasan- Ramadio!

*) Penulis: Hasruddin Jaya